Home Teknologi Sains Mengapa Perubahan Iklim Dapat Memicu Pertumbuhan Ekonomi?

Mengapa Perubahan Iklim Dapat Memicu Pertumbuhan Ekonomi?

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Hampir semua orang setuju perubahan iklim tidak cuma mengancam lingkungan, tapi juga ekonomi global. Dan karena itulah para pemimpin ekonomi dunia, yang terhimpun dalam organisasi G-8 berjanji akan mengurangi emisi gas rumah kaca mereka sampai setengahnya pada 2050 kelak. Seperti yang direkomendasikan panel ilmuwan yang tergabung dalam Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Menurut studi yang dilakukan oleh ekonom asal Inggris, Sir Nicholas Stern, konsekuensi yang timbul dari efek perubahan cuaca yang ekstrim adalah naiknya tingkat permukaan air laut yang berdampak pada ekonomi global dan naiknya nilai belanja antara 5%-20% dari Gross World Product (GWP).

 

Di sisi lain, implementasi dari langkah efektif untuk menanggulangi dampak perubahan iklim hanya akan menelan biaya sedikit. Dengan membatasi peningkatan suhu global rata-rata di bawah dua derajat, maka nilai investasi yand diperlukan hanyalah berkisar 1% dari total GWP per tahun. Nilai ini sangatlah dapat diterima dari sisi lingkungan dan ekonomi karena akan tercipta sebuah peluang bagi para perusahaan untuk mencapai pertumbuhan yang sustainabilitas.

 

Selama sekian tahun, Siemens merupakan pemimpin di bidang pembangkit dan pendistribusian listrik yang ramah lingkungan, serta produk-produk dengan tingkat efisiensi tinggi seperti sistem perlampuan dan proses otomatisasi produksi sampai solusi dan teknologi untuk gedung. Untuk pertama kalinya pada tahun 2008, divisi Corporate Technology di Siemens berhasil mencatat portolio lingkungannya secara lengkap yang mencakup daftar dari berbagai produk dan solusi yang ramah lingkungan serta membantu mengatasi perubahan iklim. Daftar tersebut bernilai 25% dari total penjualan perusahaan, dan pada tahun 2009 nilainya mencapai €23 milyar. Hal ini jauh melampaui perolehan dari kompetitor manapun. Pada waktu yang bersamaan, para pelanggan Siemens mampu untuk menurunkan emisi CO2 mereka sebanyak 210 juta metrik ton atau 40 kali lebih banyak dari emisi yang dihasilkan Siemens.

 

Perusahaan audit independen, PricewaterhouseCoopers secara berkala diminta untuk mengkonfirmasikan validitas portfolio lingkungan Siemens yang mencakup total nilai penghematan yang dihasilkan serta metode yang dipakai untuk menghitung angka penghematan. Portfolio lingkungan Siemens terus berkembang dengan nilai rata-rata 10% per tahun dan hal ini akan menjadi mudah bagi Siemens untuk mencapai target €25 milyar pada tahun 2011.

 

Rangkaian terobosan itu siap untuk meningkatkan target pengurangan gas rumah kaca menjadi 300 juta ton pada 2011. Dan jumlah itu setera dengan kombinasi emisi CO2 dari kota-kota besar seperti Tokyo, New York, London, Hong Kong, Singapura, dan Roma. Ini adalah bukti bahwa Siemens telah berhasil menerapkan portfolio lingkungan pada strategi bisnisnya untuk menjamin sustainabilitas bagi ketiga pihak: pelanggan, linkungan, dan para investor.

 

 

 

Sumber: Aschenbrenner, Norbert, 2010, Why Climate Change is Powering Growth, Siemens Picture of the Future, Special Edition: Green Technologies, Fall 2009, hal. 8 - 11

 

 

Last Updated ( Wednesday, 25 August 2010 13:52 )  

Add comment