Home Teknologi Energi Tenaga Angin Cina Kembangkan Tenaga Angin Pengganti Batu Bara

Cina Kembangkan Tenaga Angin Pengganti Batu Bara

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Puluhan turbin tenaga angin setinggi 48 meter didirikan di pengunungan dekat kota Dali, Cina.  Turbin angin Dali Zhemoshan  itu berada di ketinggian 3000 meter. Teknologi ini merupakan simbol keseriusan Cina mengembangkan energi yang ramah lingkungan.

“Sumber angin di Provinsi Yunnan adalah yang terbaik di seluruh Cina,” kata Zhai Cheng, pimpinan proyek Dali Zhemoshan.

Cina selama ini mengandalkan 70 persen kebutuhan energinya dari batu bara. Kondisi menyebabkan Cina menjadi negara penghasil emisi terbesar di dunia. Namun negara tirai bambu itu berusaha agar 15 persen kebutuhan energinya bisa dipasok dari tenaga air dan angin pada 2020 mendatang.

Zhai Cheng mengatakan, Cina terus berusaha meningkatkan kapasitas energi listrik yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga angin dari 30 menjadi 100 gigawatt pada 2020.

Cina kini menjadi negara keempat, setelah Amerika Serikat, Jerman dan Spanyol yang memiliki turbin angin terbanyak di dunia.

“Jika dilihat dari besar dan banyaknya  pembangunan turbin angin di  seluruh Cina, maka tidak ada negara lain yang mampu menyamai negara itu,” kata Steve Sawyer, Sekjen Dewan Energi Angin Dunia (GWEC).

“Cina mulai dari turbin angin kapasitas kecil dan lima tahun lalu belum ada industri yang bergerak di bidang ini. Cina bakal menjadi negara terdepan yang mengembangkan teknologi ini,” tambah Steve Sawyer.

Setiap turbin di Deli mampu menghasilkan listrik sebanyak 30.75 megawatts. Dengan 41 turbin yang ada maka jumlah energi listrik yang dihasilkan sama dengan pembakaran 20 ribu ton batu bara. Diperkirakan penggunaan turbin angin di Deli mampu mengurangi emisi hingga 50 ribu ton karbon dioksida per tahun.



Sumber: AFP

Last Updated ( Tuesday, 24 November 2009 13:45 )  

Add comment