Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan setempat Wasto mengatakan, sampah di wilayahnya mencapai 600 ton per hari. Sebagian sampah yang tak terangkut terutama menumpuk di pasar.
“Ada 20 truk yang rusak, sehingga mengalami sedikit tertunda waktunya, karena dari truk yang tidak rusak menggantikan truk rusak,” kata Wasto.
Wasto menambahkan, usia mesin yang sudah tua menyebabkan truk-truk itu rusak. Dinas kini tengah berusaha memperbaiki dan mengganti suku cadangan. Perbaikan ditargetkan selesai bulan ini.










