Mereka diberi penghargaan karena upaya mereka menjaga dan melestarikan alam di sekitar mereka baik di hutan dan air. Pemberian penghargaan itu menjadi bentuk penghargaan dari lembaga lingkungan The Nature Conservancy yang keberadaannya di Indonesia 20 tahun dalam bermitra konservasi di Indonesia. Penyerahan penghargaan ‘Penjaga Alam’ dilakukan bersama oleh Kementerian Kehutanan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada individu dan masyarakat yang telah membuktikan kepemimpinan dan dedikasi terhadap konservasi di seluruh kepulauan Indonesia.
TNC sendiri memulai kemitraan dengan Pemerintah Indonesia dengan pengenalan perencanaan pengelolaan partisipatif di Taman Nasional Lore Lindu dan Komodo berturut-turut di tahun 1991 dan 1995. Tantangan utama pada saat itu adalah pembalakan liar, pemanfaatan sumberdaya alam yang tidak lestari dan persepsi bahwa konservasi bertentangan dengan pembangunan ekonomi.
“Pada saat TNC memulai kerja di negeri ini 20 tahun yang lalu, pengelolaan sumberdaya alam secara kolaboratif sepertinya masih jauh dari jangkauan. Sekarang bagian dari rancangan pekerjaan kami turut menjadi bagian kebijakan pemerintah dan praktek bisnis yang berkelanjutan” ucap Arwandrija Rukma, Kepala Perwakilan TNC Indonesia. “Dari semua hal yang kami alami selama ini, pembelajaran yang penting dari semuanya adalah pentingnya gotong royong,” tambah Arwan, merujuk pada kearifan lokal yang dianut oleh mayoritas masyarakat di Indonesia mengenai bekerja bahu membahu dalam mencapai tujuan bersama.
Selain memberikan penghargaan, dalam acara itu juga dipamerkan sejumlah foto bertajuk, ‘Alam dan Manusia’ yang mendokumentasikan daerah dan masyarakat yang telah bekerjasama dengan TNC.










