Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Jawa Tengah Arif Budiono mengatakan, banjir telah merendam lahan persawahan di Kabupaten Grobokan, Pati, Kudus dan Jepara serta Kabupaten Demak.
Menurut dia, pemerintah daerah akan segera mendata para petani agar bibit bantuan pemerintah pusat bisa segera disalurkan. Sambil menunggu penanaman padi kembali, setiap keluarga petani akan mendapatkan bantuan beras dari pemerintah kabupaten.
“Memang bagi petani itu merupakan satu musibah karena bencana alam. Tapi dari segi ketersediaan pangan tak akan berpengaruh pada upaya itu. Karena itu sangat kecil pengurangan produksinya. Karena setelah itu nanti petani akan menanam kembali. Ini sedang kami proses administrasinya hasil evaluasinya dari hasil survei kami, yang puso akan kami usulkan melalui mekanisme cadangan benih nasional melalui Kementerian Pertanian,” kata Arif.
Arif Budiono menambahkan, pemerintah daerah juga tengah mengupayakan agar petani mendapatkan bantuan pupuk gratis dari pemerintah. Upaya itu akan dilakukan untuk pencapaian target produksi beras nasional 10 juta ton.
Luas lahan sawah di seluruh Provinsi Jawa Tengah mencapai 1,7 juta hektar. Kekurangan produksi akibat lahan puso akan digantikan dengan hasil panen penanaman ulang para petani.










