Home Berita Terkini Tata Wilayah Buruk Picu Konflik Tambang

Tata Wilayah Buruk Picu Konflik Tambang

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

KBR68H - Pemerintah meminta pemda bersinergi dengan pusat dalam mengelola sumber daya alam dan perizinannya. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengatakan, konflik yang terjadi di daerah terkait permasalahan tambang karena penataan wilayah yang kurang terukur. Akibatnya, konflik tambang marak terjadi di sebagian besar daerah.

 

“Izin tambang, sama pembagian hasil. Saya minta, arahkan, masa sesama bupati tidak bisa kerjasama. Jangan kayak negara lain. Macam perbatasan dengan negara lain kayak Malaysia Australia, sejengkal ya kita bela. Kalau sesama provinsi, ya rukun rukun, satu negara kok,” kata Jero.

Jero Wacik menambahkan, konflik terjadi merata dari Sumatera sampai Papua. Konflik tertinggi ada di Kalimantan. Komoditas yang izinnya biasa bermasalah misalnya batubara.

Konflik pertambang diperkirakan akan semakin tinggi karena banyaknya izin yang dikeluarkan pemerintah pusat maupun daerah, sementara aturannya sendiri belum jelas. Selain itu, masih banyak wilayah eksplorasi tambang yang merampas tanah adat atau pemukiman warga.

Last Updated ( Friday, 03 February 2012 16:48 )  

Add comment