Kepala bidang konservasi TNBTS Anggoro Dwi Sujiarto menjelaskan, lava pijar yang keluar dari kawah Jonggring Saloka terus mengalir. Jarak luncur lava pijar mencapai dua setengah kilometer dari bibir kawah.
“Kita memang tak menjaga di atas, tapi setiap pendaki membuat surat pernyataan bermaterei tak sampai di puncak,” tegas Anggoro Dwi Sujiarto.
Anggoro menambahkan, Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi meminta warga di lereng Semeru agar waspada. Terutama dari bahaya guguran lava pijar yang terus mengalir ke Besuk Bang dan Besuk Kobokan. Sebelumnya pendakian dibatasi hingga Kalimati vegetasi terakhir di Gunung Semeru.










