Home Berita Terkini Belasan Desa di Dieng Rawan Longsor

Belasan Desa di Dieng Rawan Longsor

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

KBR68H - Sebanyak 16 desa di Kejajar, Dieng, Jawa Tengah dinyatakan tak layak huni karena kondisi tanah yang rawan longsor.

Bupati Wonosobo Kholik Arief mengatakan, kondisi ini disebabkan karena masyarakat mengubah tanaman hutan keras menjadi tanaman kentang. Akibatnya, tanah sudah sangat labil ditambah lagi permukaan yang curam sehingga bisa menyebabkan longsor.

“16 desa kelurahan di seluruh wilayah Kejajar, Dieng hampir semua tak layak huni. Paling tak separuh penduduk harus diupayakan pindah, karena kondisi obyektif membahayakan. Kalau jumlah penduduknya kurang lebih 41 ribu. Kalau tidak bahaya. Gunung batu, karena tanah permukaan sudah tipis sekali. Eksploitasi kawasan tidak seimbang dengan pertanian mono kultur, kentang harus kita ganti,” kata Kholik.

Kholik Arif menambahkan, warga lebih suka menanam kentang di Dieng karena dianggap lebih menguntungkan. Sementara tanaman pohon hutan yang sebenarnya bisa menjaga kelestarian alam Dieng justru ditinggalkan masyarakat.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo sedang mengupayakan agar warga di sekitar Dieng pindah melalui beberapa program seperti transmigrasi, program angkatan kerja antar daerah, relokasi atau trans lokal. Selain itu, Kabupaten Wonosobo terus mengupayakan program penanaman pohon di Hutan Dieng yang luasnya mencapai 5.700 hektar.

Last Updated ( Friday, 03 February 2012 16:34 )  

Add comment