Home Berita Terkini Pemerintah Berbohong Dalam Kasus Pencemaran Laut Timor

Pemerintah Berbohong Dalam Kasus Pencemaran Laut Timor

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) menilai pemerintah Indonesia berbohong dalam kasus pencemaran Laut Timor. Direktur YPTB, Ferdi Tanoni mengatakan, salah satu kebohongan itu adalah pernyataan Ketua Tim Advokasi Penyelesaian Pencemaran Laut Timor, Masnellyarti Hilman  mengenai terhambatnya penandatanganan MoU penyelesaian masalah pencemaran karena pergantian Menteri ESDM Australia, Martin Ferguson. Padahal tidak ada pergantian Kabinet di Australia.

“Itu Masnellyarti Hilman katakan bahwa ada pergantian menteri ESDM di Australia sehingga terjadi penundaan penandatanganan MOU dengan perusahaan minyak. Akan tetapi saya kontak ke Canberra, Partai Hijau mengatakan bahwa tidak ada pergantian kabinet di Australia. Tanggal 4 September menteri ESDM Australia, Martin Ferguson sementara berada di Tokyo Jepang,” ungkap Ferdi.

Ia menambahkan, ancaman Ketua Tim Nasional Penanggulangan Keadaan Darurat Tumpahan Minyak di Laut, Freddy Numberi yang akan mencabut izin operasi PTT Exploration and Production (PTTEP) di Indonesia dinilai keliru dan salah alamat. Pasalnya, yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pencemaran Laut Timor adalah PTTEP Australasia yang secara otonom berada di Perth, Australia, serta Pemerintah Australia.

Last Updated ( Wednesday, 14 September 2011 10:41 )  

Add comment