Sampah akan meningkat pada musim-musim tertentu, kata Sri Bebasari dari Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Lingkungan (P3TL) BPPT dan juga pengamat pengelolaan sampah.
“Seperti bulan puasa atau di bulan Desember. Jadi tak usah heran kalau volume sampah naik di lokasi-lokasi tertentu seperti dekat pasar atau mal,” demikian kata Sri dalam sebuah perbincangana dengan dengan Green Radio beberapa waktu lalu.
Naiknya volume sampah di beberapa wilayah di Jakarta diakui oleh Dinas Kebersihan, mencapai 6.500 ton per hari. Jumlah itu, meningkat rata-rata 5-10 persen atau mencapai rata-rata 650 ton per hari saat bulan Ramadhan kali ini. Penyebab naiknya dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan makanan saat bulan Ramadhan.
Menurut A Stefanus Ridwan S, Ketua Dewan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, meningkatnya volume sampah khususnya di pusat perbelanjaan adalah wajar.
“Yang penting pengelola mematuhi bagaimana pengelolaan sampah itu sehingga tidak menganggu lingkungan,” kata Stefanus.










