KBR68H - Ratusan warga dari tiga desa di pesisir pantai Kecamatan Binangun, Cilacap, Jawa Tengah menghentikan aktivitas penambangan pasir besi di wilayah mereka.
Tohari, warga Desa Widarapayung Kulon, mengatakan, warga kaget karena baru mendapat sosialisasi hanya sehari sebelum penambangan pasir besi berjalan. Warga menghentikan kegiatan dengan cara memblokir jalan masuk ke lokasi penambangan.
“Pada waktu itu Pak RT di wilayah kita itu kan diundang ke balai desa, di sana disampaikan bahwa wilayahnya mau ditambang pasir besi oleh PT Harum. Baru pada hari itu pak RT diundang ke balai desa, kok tiba-tiba dari PT ada alat berat pada masuk terus dikerjakan. Padahal menurut RT itu baru permisi saja, sehingga warga menghentikan kegiatan penambangan itu,” papar Tohari.
Ia menambahkan, warga akan terus memblokir jalan ke lokasi penambangan sampai tercapainya kesepakatan antara PT Harum dengan warga. Akibat pemblokiran ini penambangan pasir besi di wilayah Desa Widarapayung Wetan, Sidayu, dan Widarapayung Kulon, Kecamatan Binangun terhenti total. Aktivitas Penambangan pasir besi itu mencakup du wilayah, yaitu kecamatan Adipala dan Binangun.










