Home Berita Terkini JATAM : Tambang Bukan Masa Depan Indonesia

JATAM : Tambang Bukan Masa Depan Indonesia

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Puluhan aktivis Jaringan Advokasi Tambang JATAM pagi tadi berdemo di lobby Hotel Sangrila, Jakarta. Dalam aksinya, mereka menyerukan pemerintah agar menolak investasi tambang dari Australia. Menurut Manajer Kampanye JATAM Hendrik Siregar, Pemerintah Indonesia dan Australia harus menghentikan investasi tambang di seluruh Indonesia karena terbukti mengabaikan hak azazi manusia dan tidak mensejahterakan masyarakat. Investasi pertambangan yang menjadi idola pendapatan negera dinilai tidak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan.

”Aksi ini sebagian dari JATAM untuk tetap konsern menyampaikan aspirasi dari situasi pertambangan di Indonesia. Karena tambang bukan menjadi masa depan Indonesia. Dan di hotel ini diselenggarakan kegiatan yang justru ingin menunjukan bahwa pertambangan adalah prospek yang menjanjikan dan kami mencatat Indonesia terjerumus berbagai persoalan salah satunya karena industri pertambangan,” kata Hendrik Siregar pada Green Radio.  

Pihak keamanan hotel sempat menahan salah seorang pendemo. Namun karena aksi itu dilakukan dalam waktu singkat sekitar 15 menit, salah seorang pendemo itu dilepaskan.

Last Updated ( Wednesday, 30 March 2011 14:45 )  

Add comment