Home Berita Terkini Perubahan Iklim Makin Terasa

Perubahan Iklim Makin Terasa

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Beruang kutub yang terpaksa mencari makan di kawasan tundra, temperatur yang meningkat dua kali lipat serta munculnya topan yang lebih kuat menjadi tanda-tanda terbarunya terjadinya perubahan iklim.

 

Manusia akan menghadapi lebih banyak hujan, kekeringan dan badai topan di masa mendatang jika dunia masih terus menggunakan bahan bakar fosil.

Michael Mann, ilmuwan terkenal asal Amerika Serikat, mengatakan, dirinya baru kembali dari Churchill, Manitoba, kawasan pantai Kanada yang terkenal dengan beruang kutubnya. Beruang-beruang di tempat itu sangat mengandalkan lapisan es untuk berburu anjing laut. Tapi kini lapisan es tidak terbentuk karena suhu yang lebih hangat.

“Saya melihat beruang berdiri di pinggir pantai menunggu lapisan es yang tak kunjung terbentuk,” kata Mann.

Mann juga merujuk hasil penelitian pakar iklim Jerry Meehl dari National Center for Atmospheric Research (NCAR) yang menunjukkan hari-hari panas dua kali lebih banyak dari hari-hari dingin.

“Di akhir abad ini berbandingnya menjadi 20 hari panas dibanding 1 hari dingin, hal ini akan terjadi jika kita terus menggunakan bahan bakar fosil yang merusak lingkungan,” tambah Mann.

Pada 2003 Eropa dilanda gelombang panas yang menyebabkan 35 orang tewas dan tahun ini giliran Moskow, Rusia yang merasakan suhu panas itu.

Pakar topan, Greg Holland mengatakan, badai topan semakin sering terjadi dengan kekuatan yang makin besar. Jika dibandingkan 10 tahun lalu, topan yang terjadi di Atlantik tiga kali lebih banyak dengan kekuatan kategori 5, kata Holland.

Holland juga memprediksi akan lebih banyak hujan dan kekeringan dalam beberapa tahun mendatang.

“Saat bumi menghangat maka atmosfer lebih banyak menahan air, akibatnya akan banyak turun hujan. Tapi disaat bersamaan kondisi ini menyebabkan lebih banyak kekeringan karena air lebih cepat menguap.”

Sumber: AFP

Last Updated ( Monday, 22 November 2010 08:10 )  

Add comment