Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat 11 kali gempa vulkanik terjadi di Gunung Sinabung, Sumatera Utara hari ini (Kamis 2/9). Namun menurut KaSubdit Pengamatan Gunung Api, PVMBG Agus Budianto, tidak ada aktivitas letusan yang terjadi.
Menurut Agus, gunung juga masih mengeluarkan asap putih tebal dengan ketinggian kurang dari 100 meter. Karena itu masyarakat yang bertempat tinggal dalam radius kurang dari 6 kilometer dari gunung Sinabung disarankan tetap mengungsi.
Badan Vulkanologi juga belum bisa memprediksi kapan akan mengubah status awas gunung tersebut ke level lebih rendah.
“Kita belum bisa mengatakan 1 hari, 2,3,4,5,6 hari karena saat ini kita sedang coba memahami dengan memasang peralatan di seputar Gunung Sinabung untuk memahami lebih detail secepatnya. Saat ini ada 17 petugas yang memantau gunung tersebut,” ujar Agus Budianto.
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara meletus minggu dini hari (29/8). Akibatnya lebih dari 20 ribu warga mengungsi ke sejumlah tempat yang aman seperti kota Kabanjahe, Berastagi, Langkat, dan Merek. Letusan ini merupakan yang pertama setelah selama 400 tahun gunung itu tertidur.










