Home Berita Terkini Asset Sampah Tangsel Masih Ditahan

Asset Sampah Tangsel Masih Ditahan

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Asset daerah Kabupaten Tangerang Selatan (Tangsel) yang belum dikembalikan oleh Kabupaten Tangerang menjadi kendala pengelolaan sampah di Tangsel. Hingga saat ini sampah masih menumpuk di badan jalan sekitar tempat pembuangan sementara (TPS) pasar Ciputat.

Sekretaris Dinas Kebersihan Tangsel Dewanto mengatakan, dari 48 truk sampah, 39 diantaranya ditarik oleh Kabupaten Tangerang. Selain itu pemda Tangerang tidak mengizinkan Tangsel membuang sampah di TPA Jatiwaringin.

“Secara moril sebetulnya masih menjadi kewajiban pemerintah Kabupaten Tangerang, bukan kami. Karena sampai saat ini seluruh asset Tangsel belum diserahkan kepada kami,” tegas Dewanto.

Ia menambahkan, sembilan armada truk yang ada saat ini hanya mampu mengangkut 162 kubik sampah, sementara sampah di Tangsel setiap harinya mencapai 680 kubik.

Rencananya Senin (8/3) DPRD Kabupaten Tangerang akan melakukan sidang paripurna membahas penyerahan asset kepada pemerintah daerah Tangsel. Tetapi asset pasar, salah satunya pasar Ciputat, dan armada truk sampah tidak menjadi agenda dalam sidang paripurna itu.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai awal Januari 2010  menghentikan layanan sampah di wilayah Tangerang Selatan. Selain menarik semua armada pengangkut sampah, Tangerang Selatan juga dilarang membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Jatiwaringin.

Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Hery Heryanto mengatakan, penghentian layanan tersebut terkait dengan sudah tidak ada lagi kewajiban Pemerintah Kabupaten Tangerang selaku pemerintahan induk kota baru itu di bidang kebersihan. ”Tangerang Selatan sudah bisa mandiri, karena sudah memiliki Dinas Kebersihan dan Pertamanan sendiri,” katanya.


Last Updated ( Friday, 05 March 2010 14:47 )  

Add comment