Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai hasil Deklarasi Nusa Dua hanyalah merupakan upaya negara maju untuk menanamkan investasi lebih banyak lagi di negara berkembang. Menurut ketua dewan nasional Walhi Yani Sagaroa, Indonesia seharusnya lebih memperhatikan isu lingkungan dalam negeri ketimbang terlibat dalam Forum Menteri Lingkungan Hidup Global.
"Tingkat degradasi lingkungan secara global sudah sangat luar biasa dan di Indonesia juga saat ini tingkat degradasi hutannya juga kurang dari 2 juta hektar per tahun ya. Dan ini kami melihatnya hanya sebagai basa-basi aja karena kami memandang bahwa ini adalah skenario dari kepentingan negara-negara maju yang menggunakan image sebagai basis legitimasi untuk memberikan tekanan kepada negara-negara berkembang."
Yani menambahkan, seharusnya Indonesia lebih menertibkan perusahaan-perusahaan asing yang telah mengambil kekayaan alam Indonesia. Karena perusahaan-perusahaan itulah yang telah membuat kerusakan alam di Indonesia.
Forum Menteri Lingkungan Hidup Global menghasilkan Deklarasi Nusa Dua yang menegaskan pentingnya keanekaragaman hayati, menyikapi tantangan perubahan iklim, serta menekankan peluang transisi ke arah ekonomi hijau yang efisien berdaya sumber karbon.










