Komisi kehutanan Inggris menyatakan jutaan pohon harus ditanam untuk menambah luas hutan Inggris sekitar empat persen agar mampu mengurangi dampak perubahan iklim. Menanam pohon di areal seluas 23 ribu hektar setiap tahun dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian target pengurangan emisi karbon.
Menteri Lingkungan Inggris Hilary Benn memastikan program penanaman kembali akan terus berjalan. Pasalnya, pohon mampu menyerap karbon dari udara dan menyimpannya dalam waktu yang lama.
Hilary Benn mengatakan, manusia tidak bisa meremehkan peran pohon dalam mengurangi emisi karbon. “Hutan yang luas membantu kita mengurangi CO2 dan menyediakan sumber alam yang berlimpah untuk energi terbarukan.”
Program penanaman pohon di areal seluas 30 ribu kali lapangan sepakbola itu akan menambah luas hutan Inggris sebanyak 16 persen.
Sementara David Read dari Komisi Kehutanan Inggris mengatakan, kemampuan pohon menyerap karbon makin berkurang setelah tanaman menjadi tua. Untuk itu penting segera dilakukan reboisasi untuk mengganti pohon-pohon itu.
Diharapkan program reboisasi ini mampu menyumbang sekitar 10 persen dari target Inggris mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 80 persen pada 2050.
Sue Holden, Ketua Yayasan Hutan Inggris mengatakan, pihaknya terus mendorong upaya budidaya dan penanaman kembali tanaman khas Inggris.
“Hutan di Inggris adalah salah satu hutan terakhir yang ada di Eropa. Ada kebutuhan mendesak untuk menciptakan ruang hidup bagi flora dan fauna serta manusia agar bisa beradaptasi dengan perubahan iklim,” kata Sue Holden.
“Hutan alam yang ada akan membantu mahluk hidup meningkatkan kemampuan mengatasi dampak perubahan iklim dan menghindari kepunahan.”
“Hutan juga mampu meningkatkan kualitas air, mengurangi dampak banjir, menahan polusi udara dan menurunkan suhu bumi.”
Menteri Lingkungan Inggris Hilary Benn menambahkan, masyarakat Inggris harus menanam pohon dalam jumlah banyak selama 40 tahun untuk mengurangi emisi karbon dunia. Pemerintah, tambah Hilary, dibantu komunitas masyarakat dan pelaku bisnis akan memastikan program penanaman kembali ini berjalan dengan baik.
Sumber: BBC News










