Home Berita Terkini Libatkan Pemda NTT Dalam Menghitung Kerugian Pecemaran

Libatkan Pemda NTT Dalam Menghitung Kerugian Pecemaran

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Panitia Nasional yang bertugas menghitung kerugian akibat tumpahan minyak  di Laut Timor diminta melibatkan ahli geologi dan pemda Nusa Tenggara Timur.

Direktur Yayasan Peduli Timor  Barat Ferdi Tanoni mengatakan, ahli geologi dan pemda NTT bisa memberi masukan tentang kerugian yang diderita warga setempat akibat tumpahan minyak ke Laut Timor. Selain itu, kata dia, dilibatkannya tim di luar pemerintah bisa membuat hasil kajian panitia nasional lebih obyektif.

“Pengalaman yang terjadi di Laut Timor, itu masalah politiknya tinggi sekali, kita bukan bicara pencemaran saja tapi soal batas wilayah itu kan juga belum jelas, misalnya perjanjian batas dasar laut di Laut Timor ada 1980 sudah dibuat, namun perjanjian itu hingga saat ini belum diratifikasi oleh parlemen kedua negara,” kata Ferdi Tanoni.

Sebelumnya, juru bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, pemerintah telah membentuk panitia nasional untuk menghitung jumlah kerugian akibat tumpahnya minyak dari ladang milik Australia yang meledak di Laut Timor.

Pembentukan panitia itu, kata dia, melibatkan Departemen Luar Negeri, Departemen Perhubungan, Departemen Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Ladang minyak Montara yang dioperasikan perusahaaan PTTEP Australasia  meledak, 21 Agustus lalu. Akibatnya, setiap hari sekitar 500 ribu liter minyak mencemari  perairan Laut Timor dan masuk ke wilatah NTT.  Meski berhasil ditutup pada awal November, sisa minyak mentah masih mencemari laut.

 

Last Updated ( Monday, 23 November 2009 17:00 )  

Add comment