Home Berita Terkini Perjuangan Greenpeace Menjaga Iklim Dunia (2)

Perjuangan Greenpeace Menjaga Iklim Dunia (2)

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Malam itu juga puluhan aktivis Greenpeace dibawa ke Markas Kepolisian Pelalawan, Riau. Jaraknya sekitar 135 kilometer atau 3 jam perjalanan.

Kepala Kepolisian Pelalawan, Riau Ari Rahman Nafarin membantah telah terjadi penangkapan. Menurutnya, tindakan aparat keamanan ini hanya mengamankan para aktivis karena ada informasi penolakan dari masyarakat terhadap aksi Greenpeace.

Sementara di kamp, beredar kabar masyarakat Teluk Meranti yang menolak aktivitas Greenpeace akan mendemo dan mengusir para aktifis dari kamp.

Kuasa hukum Greenpeace, Susilaningtias mengatakan, kepolisian tidak punya cukup bukti untuk menahan para aktivis.

“Sampai kemarin saya tanya, mereka bilang ada bukti. Tapi saya kira kurang kuat. Sebenarnya yang mereka lakukan ini dilindungi oleh UU Lingkungan, Alasannya kuat, semua itu dilakukan untuk lingkungan dan tidak ada upaya apa pun untuk merusak properti milik RAPP. Semua dilakukan dengan damai,” papar Susilaningtias.

Greenpeace menduga ada rekayasa dalam surat pengaduan masyarakat yang dipakai oleh polisi untuk menangkap mereka. Dugaan mengarah ke PT Riau Andalan Pulp and Paper, yang memakai massa bayaran untuk mengusir Greenpeace. Kapolres Pelalawan, Riau, Ari Rahman Nafarin mengaku tidak mengkaji sampai sejauh itu.

Apalagi kata Kapolres, PT RAPP bisa menunjukkan izin dari Menteri Kehutanan untuk beroperasi di Semenanjung Kampar.

Ketua Pemuda Teluk Binjai, Buyung mengakui diminta mengumpulkan massa untuk mengusir Greenpeace saat aksi unjuk rasa berlangsung.

“Yang telepon saya pak Haji Muslim. Dia bilang agar saya kumpulkan massa untuk mengusir Greenpeace. Saya bilang saya bukan mendukung Greenpeace, tapi saya nggak mau ngusir, karena nggak ada salah mereka. Dia janjiin biaya operasional ditanggung. Dia nggak bilang darimana dana itu. Kami nggak mau dijebak,” kata Buyung.

Kepolisian akhirnya membebaskan 21 aktivis Greenpeace asal Indonesia. Meski boleh kembali ke kamp, mereka tetap harus menjalani wajib lapor. Sementara 11 aktivis asing dipulangkan ke negara asalnya. (bersambung)

 

Last Updated ( Monday, 23 November 2009 09:07 )  

Add comment