Susukan Galudra, begitu para petani Sarongge menyebutnya. Susukan adalah kali atau sungai dalam bahasa Sunda. Nama sebenarnya adalah Kali Cianjur Leutik. Kali ini membelah wilayah Pasir Galudra dan Pasir Sarongge di mana terletak lokasi Hutan Sahabat Green, 38 hektar wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang dipercayakan kepada Green Radio untuk dikelola dalam Program Adopsi Pohon. Mata air dari kali inilah yang nantinya akan memberikan suplay air untuk Camping Ground Hutan Sahabat Green.Pagi itu, Sabtu, 19 Desember 2009, puku 08.00 WIB, sekitar 30 orang petani sudah berkumpul di area bakal Camping Ground Hutan Sahabat Green. Mereka akan memulai tahap pertama pengerjaan proyek ini, yaitu menyalurkan sumber mata air dari Kali Cianjur Leutik menuju area camping ground.
Dimulai dengan ritual kecil, Dudu Duroni, Ketua Gapoktan Petani Sarongge memimpin pekerjaan tersebut. Mereka menganggap bahwa hutan dan air itu ada yang “ngageugeuh”. Ada penguasanya. Jadi harus ada upacara kecil untuk ‘meminta izin’ kepada penguasa hutan. Agar selamat dan lancar dalam pekerjaannya.
Jalur yang dilalui cukup terjal. Mengitari lereng bukit, naik turun tanjakan, serta menyusuri aliran sungai yang sudah menyusut alirannya, akhirnya mereka sampai ke lokasi mata air. Tempatnya sangat tersembunyi karena sungai itu sendiri ditutupi rimbunnya pepohonan dan semak belukar. Butuh sedikit perjuangan untuk sampai ke lokasi tersebut.
Karena debit air yang keluar dari mata air sangat kecil, perlu dibuat bendungan kecil untuk menampung air tersebut. Dari bendungan kecil tadi air dialirkan melalui pipa pralon ukuran 3 inci menuju drum kecil untuk kembali ditampung dan disaring. Air dari tampungan drum ini kemudian dialirkan menggunakan selang elastic, untuk menghindari getas dan patah ketika harus melalui kelokan sungai dan bukit. Sepanjang 550 meter selang ditarik dari drum penampungan menuju bakal lokasi camping ground, kembali menyusuri sungai, naik turun tanjakan, dan mengitari lereng bukit. Sampai di lokasi ternyata ujung selang sudah disambut tim lain yang memang sedang bekerja di area Camping Ground. Air mengalir cukup deras. Cukup untuk mensuplai camping ground bahkan bisa dimanfaatkan petani sekitarnya untuk mengairi kebun sayurnya.










