Home Ramah Lingkungan Waste Sipesat, Inisiatif Warga Mengolah Sampah

Sipesat, Inisiatif Warga Mengolah Sampah

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Tumpukan sampah yang meluber ke jalan di tempat pembuangan sementara (TPS) Pasar Ciputat, Tengerang Selatan mengundang inisiatif masyarakat untuk mengelola sampah. Sebuah mesin pengolah sampah yang diberi nama Sipesat ditempatkan di pasar itu.

Ide mengolah sampah ini muncul dari Koperasi Usaha Mitra Masyarakat Mandiri (KUM3). Ketua KUM3 Husein bin Ali mengaku sudah mendapat izin dari pemerintah kota Tangerang Selatan. Mesin pengolahan sampah ini akan memisahkan sampah organik yang akan diolah menjadi kompos. Sipesat mampu mengolah 10 kubik sampah per jam atau setara dengan dua truk sampah.

“Kalau sudah jadi kompos ini tidak bau. Yang bau itu jika sampah tercampur dengan air. Sampah ini masuk ke mesin kemudian digiling. Sehingga lewat proses pengendapan ini sudah hilang baunya,” kata Husein bin Ali.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan masih kewalahan mengelola sampah. Pasalnya, hingga saat ini perusahaan swasta asal Singapura yang akan menangani sampah belum juga datang untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pemkot Tangerang Selatan.

Walikota Tangerang Selatan, Saleh MT mengatakan, masalah lain yang menghambat upaya penyelesaian sampah di wilayahnya adalah kurangnya alat transportasi pengangkut sampah. Menurutnya, pemkab Kabupaten Tangerang belum mengembalikan aset truk sampah milik Tangerang Selatan yang ditarik Januari lalu.

Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai awal Januari 2010  menghentikan layanan sampah di wilayah Tangerang Selatan. Selain menarik semua armada pengangkut sampah, Tangerang Selatan juga dilarang membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Jatiwaringin.

Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Hery Heryanto mengatakan, penghentian layanan tersebut terkait dengan sudah tidak ada lagi kewajiban Pemerintah Kabupaten Tangerang selaku pemerintahan induk kota baru itu di bidang kebersihan. ”


Last Updated ( Monday, 01 March 2010 09:15 )  

Add comment