Home Bisnis Bussines Listrik dari Bantar Gebang

Listrik dari Bantar Gebang

E-mail Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

Pemerintah DKI Jakarta akan memanfaatkan sampah yang ada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang menjadi listrik. Kepala Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta Eko Bharuna Subroto mengatakan, gas metan dari sampah akan digunakan untuk menggerakkan turbin sehingga bisa menghasilkan listrik. Menurut Eko, dari 3000 ton sampah di Bantar Gebang bisa menghasilkan listrik 26 Megawatt.

Eko menambahkan, listrik dari Bantar Gebang ini nantinya akan dibeli dan disalurkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) kepada masyarakat.

“Jadi listrik ini harus disetor dulu ke PLN, karena memang aturannya begitu. PLN sebagai distributor listrik ke seluruh Indonesia, jadi dia yang mengatur jaringan dan sebagainya. Dia yang tahu daerah mana yang kekurangan atau kelebihan listrik.”

Eko Bharuna Subroto menambahkan, pengelolaan sampah ini akan melibatkan Pemprov DKI dan Pemkot Bekasi. Nantinya akan ditunjuk pihak swasta dari luar negeri  yang memiliki modal dan teknologi untuk mengembangkan proyek ini. Perusahaan swasta inilah, kata Eko, yang akan membangun instalasi pengolahan sampah.

Eko menjamin proyek ini tidak menimbulkan pencemaran. Pasalnya sampah dibakar dengan suhu tinggi, mencapai 1000 derajat celcius, sehingga  gas yang dihasilkan tidak berbahaya lagi. Teknologi seperti ini, kata Eko, sudah diterapkan di Singapura.

 

Last Updated ( Thursday, 18 February 2010 09:33 )  

Add comment