Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) Lampung memulai rehabilitasi puluhan hektar hutan yang rusak di taman nasional itu. Kepala BBTNBBS, Kurnia Rauf mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengembalikan kembali kerapatan hutan di taman nasional. Ia menegaskan, rehabilitasi kawasan ini akan terus dilakukan sampai sebagian besar hutan yang rusak dapat hijau kembali.
Model rehabilitasi ini, kata Kurnia, dilakukan secara menyeluruh hingga mencakup kelestarian satwa yang ada di taman nasional.
“Tapi polanya tidak seperti pola reboisasi, karena ini menyinggung semua habitat termasuk satwa, jadi punya hanya untuk tanaman saja. Jadi kegiatan ini termasuk memperkaya jenis tanaman, pembinaan habitat, restorasi habitat itulah yang kita inginkan,” kata Kurnia Rauf.
Ia menambahkan, usaha rehabilitasi ini juga harus didukung kesadaran masyarakat agar tidak lagi merambah hutan di kawasan taman nasional. Sebab rehabilitasi ini mensyaratkan tidak adanya perambah yang merusak hutan dan mengubahnya menjadi ladang dan kebun.










