Organisasi pengawas lingkungan hidup Greenpeace menilai vendor komputer asal Taiwan Acer semakin hijau. Dua produk notebook terbaru Acer, dinilai telah memenuhi syarat untuk dikategorikan sebagai produk ramah lingkungan.
Notebook Acer Aspire 3811TZ dan Aspire 3811TZG dirancang agar efisien dalam penggunaan energi, dan komponen pembentuknya dapat didaur ulang dan mudah terurai bakteri. Juru bicara Acer menyebutkan kedua notebook yang baru mereka rilis merupakan bagian dari komitmen Acer umtuk menciptakan produk ramah lingkungan. Greenpeace telah mengakui bahwa kedua produk seri Aspire tersebut bebas dari kandungan PVC (polyvinyl chloride) dan BFR (brominated flame retardants).
PVC merupakan bahan murah dan tahan lama namun ditentang keras oleh para aktivis lingkungan hidup termasuk Greenpeace. Pasalnya, bahan ini berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan karena tidak dapat terurai, selain itu PVC mengeluarkan racun yang membahayakan lingkungan sekitarnya.
Sementara BFR merupakan bahan kimia yang ditambahkan kedalam plastik agar lebih tahan api. Namun akibatnya, bahan ini akan menggerogoti lingkungan. Pengecualian bagi kabel power, semua komponen kedua Aspire terbaru diklaim bebas dari dua jenis racun tersebut.
Sebelumnya, pada Juli 2009 Greenpeace pernah memuji Acer, Toshiba dan Apple karena keramahan produk mereka terhadap lingkungan. Apple terutama disanjung karena menjadi yang pertama dalam memperkenalkan perangkat komputer bebas PVC dan BFR.
Sebaliknya, vendor komputer lainnya Hewlett-Packard, Dell dan Lenovo dikritik mengenai komitmen mereka dalam menciptakan komputer ramah lingkungan.
Sumber: Cnet










