Dudu Duroni selalu hadir dalam setiap kesempatan Green Radio melakukan kegiatan di Desa Sarongge dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Mulai dari adopsi pohon bersama klien, membuat trek perjalanan luar dan dalam hutan atau sekadar mengunjungi Desa Sarongge.
Pria yang biasa dipanggil mang Dudu punya segudang kegiatan dan pekerjaan. Tak hanya bertani, dia juga dipercaya menjadi ketua Gabungan Kelompok Petani Sarongge (Gapoktan) sejak tahun 2000 hingga sekarang.
Mang Dudu juga gemar bernyanyi dan bermain musik. Karena hobinya itu, dia mendirikan kelompok musik marawis yang dipadu bersama lawakan khas Sunda bernama Ocen grup. Kelompok musik ini kerap manggung pada berbagai acara hajatan seperti sunat maupun acara pernikahan di sekitar daerah Cianjur dan Sukabumi. 
Sejak Green Radio mulai mendirikan radio komunitas Desa Ciputri hampir dua tahun lalu, Mang Dudu selalu aktif mendampingi Green Radio. Dia juga menjadi penyiar di radio komunitas Edelweis FM. Saat Green Radio membangun perkemahan di zona pemanfaatan TNGGP hampir setahun lalu untuk pengembangan program ekowisata, Mang Dudu juga tidak ketinggalan.
Setelah perkemahan jadi, Mang Dudu semakin repot dan cenderung meninggalkan kegiatan bertaninya. “Ingin berpartisipasi dalam menghijaukan kembali daerah Sarongge kawasan TNGGP sehingga saat musim hujan, Desa Sarongge tidak kebanjiran lagi” tegasnya.
Total areal perluasan yang telah ditanami pohon sebagai bagian dari program adopsi pohon Green Radio adalah 32 Hektar. Mang Dudu berupaya melakukan beragam cara dalam memimpin warga Desa Sarongge agar berpartisipasi aktif dalam upaya penghijauan areal TNGGP. Serta mengembangkan pendapatan alternatif bagi masa depan warga bersama Green Radio.








